Hasil Tes Tulis Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Genap Angkatan 2015/2016

Hasil Tes Tulis Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Genap Angkatan 2015/2016

NO NAMA MAHASISWA TEMPAT TANGGAL LAHIR Keterangan
1 SHOLIKHIN Pasuruan, 5 Juni 1992 Lulus
2 RIMASI Dambila, 29 Mei 1993 Lulus
3 MASROBIL ULUM Pasuruan, 16 September 1991 Lulus
4 AGUS SUSANTO Klaten, 1 Oktober 1987 Lulus
5 SUYANTI Sidoarjo, 10 September 1981 Lulus
6 JEFRI SETIYO BUDI Malang, 21 Januari 1991 Lulus
7 M. ALI HAMDAN Kendal, 17 Juni 1986 Lulus
8 MOHAMMAD ROFEL Lumajang, 15 September 1981 Lulus
9 NUR HIDAYAT Lumajang, 25 Juni 1974 Lulus
10 SRI NOVIANI Lampung Utara, 12 November 1992 Lulus
11 FUJI FAJAR RIYANTO Bondowoso, 2 April 1993 Lulus
12 NURUL HIDAYAT Sumenep, 7 April 1990 Lulus
13 AINI NURHAYATI Banyuwangi, 05 Mei 1989 Lulus
14 WAWAN INDRO PRAKOSO Bondowoso, 21 Agustus 1993 Lulus
15 IKHWAN JAUHARI Banyuwangi, 18 April 1991 Lulus
16 SYAHRIEL A’INNUR RIFAN Pasuruan, 15 Agustus 1992 Lulus
17 WAWAN SETYAWAN Trenggalek, 1 Maret 1990 Lulus
18 USWATUN KHASANAH Malang, 5 Juli 1975 Lulus
19 ILHAMDA FITRI Banyuwangi, 2 Mei 1993 Lulus
20 CHANDRA TRILESMANA Probolinggo, 8 September 1972 Lulus

Hasil Tes Tulis Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Ganjil Angkatan 2015/2016

Hasil Tes Tulis Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Ganjil Angkatan 2015/2016

NO NAMA MAHASISWA TEMPAT TANGGAL LAHIR Keterangan
1 FAKIH UDIN ZAINI Blora, 02 April 1989 Lulus
2 SUGIANTO Pasuruan, 9 Maret 1982 Lulus
3 AMRIE ANWAR Ponorogo, 6 Juni 1938 Tidak Lulus
4 MUHAMMAD YUSUF Lumajang, 22 Pebruari 1984 Lulus
5 WILHELMUS WERUN Walangsawa, 08 September 1989 Lulus
6 KONRADUS SILVESTER JENAHUT Kupang, 26 Nopember 1990 Lulus
7 SITI AMINAH Jakarta, 12 Pebruari 1991 Lulus
8 NURHUDA HENDRA PURNAMA Nganjuk, 06 Juni 1991 Lulus
9 YOHANES BALI ATE Wowara, 25 Juni 1990 Tidak Lulus
10 ALIFAROSE SYAHDA ZAHRA Nganjuk, 25 Februari 1992 Lulus
11 ELISABETH REYAAN Langgur, 11 Mei 1987 Lulus
12 KUSTIYAH Jombang, 02 Januari 1986 Lulus
13 SUMIYATUN Sampang, 23 Maret 1991 Lulus
14 AGHNIYATUL ULUM THOUSANA Gresik, 04 Mei 1993 Lulus
15 WAHIDAH Malang, 30 Maret 1993 Lulus
16 NURUL FATIMAH Pamekasan, 5 Januari 1993 Lulus
17 NURBAHJAN Nae Sape, 11 Juni 1987 Lulus
18 NUNUNG FATIMAH Bima, 20 Januari 1992 Lulus
19 TIAS PORNAWASARI Tanjung Selor, 15 Juni 1993 Lulus
20 KUNTIYA KABLILLAH Malang, 01 September 1992 Lulus
21 M. ARIFUL HUDA Tulungagung, 1 Mei 1972 Lulus
22 HEMAS HARYAS HARJA SUSETYA Probolinggo, 12 Agustus 1993 Lulus
23 SUTRISNO EFENDI Jember, 02 Juni 1993 Lulus
24 NIKEN PRANANDARI Tulungagung, 9 Desember 1989 Lulus
25 SUTRIYADI Parit Pangeran, 25 Maret 1992 Tidak Lulus
26 SEPTARIA YUSNAENI Pasuruan, 12 September 1990 Lulus
27 AHMAD ASYKAR YUDHA KUSUMA Jember, 25 Juli 1992 Lulus
28 ANDRIYANTO Probolinggo, 20 Oktober 1989 Lulus
29 HASANUDDIN Probolinggo, 27 Oktober 1984 Lulus
30 SONIA PUTRI NANDASARI Kediri, 25 Juli 1992 Lulus
31 ROUL KHOMARIL HUDHA Jember, 25 Desember 1991 Lulus
32 YUSDIKA FREDY WIJAYA Jember, 17 November 1987 Lulus
33 BIDAYATUL HIDAYAH Pasuruan, 24 Juli 1992 Lulus
34 MUHAMAD ZUHRI Banyuwangi, 3 Desember 1985 Lulus
35 SANTIE ARDIENIE Malang, 9 Desember 1972 Lulus
36 ADAM NUR MUHAMMAD Mojokerto, 14 Juli 1990 Lulus
37 ANDI IQBAL IVANI Bondowoso, 2 Nopember 1991 Lulus
38 MOCH. KHABIB SHALEH Kediri, 11 Juli 1977 Lulus
39 VISKA ARVINA ELVANDIA Jember, 25 Januari 1993 Lulus
40 RAGIL SUSILO Jember, 13 Juli 1992 Lulus
41 LITA SAVITRI Situbondo, 6 Maret 1993 Lulus
42 TUTIK YULIATI Malang, 02 Juli 1969 Lulus
43 NURUL KOMARIATI Malang, 29 Juli 1967 Lulus
44 INDRAWATI Malang, 21 Februari 1962 Lulus
45 GATOT SUPARTO Malang, 9 Juli 1964 Lulus
46 SOLEKAH Blitar, 01 Mei 1969 Lulus
47 YUNI ASTUTI Tulungagung, 31 Mei 1973 Lulus
48 SAERI Bantur, 14 Juni 1970 Lulus
49 SUSI ERNAWATI Malang, 17 Agustus 1970 Lulus
50 BUDI MULYANTO Malang, 10 Maret 1964 Lulus
51 SAMSUL ANWAR Nganjuk, 11 Juni 1977 Lulus
52 MIFTA KHARIMA AKBARI PUTRI Malang, 2 Januari 1992 Lulus

BAHASA INDONESIA LAYAK MENJADI BAHASA INTERNASIONAL

 6seminter unisma-editMalang. Senin, 28/9/20015 Universitas Islam Malang, melalui program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana dan Program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unisma menggelar seminar internasional bahasa Indonesia dengan judul “Memperkokoh Posisi Bahasa Indonesia melalui Diplomasi Bahasa, Sastra, dan Budaya. Acara seminar internasional hari pertama tersebut menghadirkan Prof. Kacung Marijan, P.hD, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Mahsun, P.hD, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Kyoko Funada, guru besar bahasa Indonesia dari Kanda University of International Studies, dan Dr. Widodo HS, dari Asosiasi pengajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing).

Prof Kacung Marijan, P.hD dalam sambutannya menyatakan upaya diplomasi budaya untuk memperkokoh bahasa Indonesia amat penting untuk dilakukan. “Soft diplomacy banyak dilakukan oleh negara-negara seperti Amerika Serikat, contohnya melalui film Hollywood, dan gaya hidup. Demikian juga dengan Korea Selatan misalnya, melalui Kpopnya.” Terangnya.Dirjen Kebudayaan tersebutkan menggarisbawahi bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerjemahkan banyak buku sastra Indonesia yang akan dibawa ke Frankfurt Book Fair, awal Oktober nanti. “Indonesia adalah tamu kehormatan tahun ini di festival buku terbesar dunia tersebut.”

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof. Mahsun menandaskan agar bahasa Indonesia yang sudah memiliki 100 ribu lebih kosa kata yang dibakukan dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) terus memingkatkan jumlah kosa katanya. “Bahasa Indonesia berkembang berbeda dengan bahasa Melayu, maka mari kita percaya diri untuk mengantarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar untuk tingkat Asean.” Prof.Mahsun juga mengingatkan agar bahasa Indonesia memantapkan diri sebagai bahasa yang sudah mapan.. “Dua indikator standarnya adalah, pertama memiliki standar pembelajaran (evaluasi) dan mampu menahan laju pertumbuhan dialek baru.”

Prof Kyoko Funada menyatakan bahwa upaya menginternasionalkan bahasa Indonesia juga didukung oleh Jepang. “Dari 730 universitas yang ada di Jepang, 75 diantaranya memiliki program studi bahasa Indonesia.” Artinya bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa yang diminati banyak kalangan di Jepang. Dr. Widodo HS yang menyampaikan pemikirannya tentang BIPA. “Dengan berembangnya pengajaran BIPA, maka sudah layak BIPA menjadi satu program studi.” Program studi BIPA bisa digunakan sebagai salah satu upaya untuk memperkuat posisi bahasa Indonsia sebagai bahasa internasional.

Dalam pidatonya, rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengatakan bahwa Unisma akan terus mengupayakan agar bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional. “Melalui smeinar ini gagasan dan kebijakan strategis tentang bahasa Indonesia yang akan menelurkan rekomendasi yang akan dikirimkan ke pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti.” Terangnya. Acara seminar internasional tersebut diikuti oleh 250 peserta dari tujuh negara yakni, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Myanmar, Amerika Serikat, dan Kanada. Seminar yang berlangsung di hall Usman Mansur dan hall lantai tujuh gedung B Unisam tersebut akan berlangsung hingga besok, Selasa, 29 September 2015. (faiq/endang).

7 NEGARA HADIRI SEMINAR INTERNASIONAL BAHASA INDONESIA DI KAMPUS UNISMA

Malang. Senin-Selasa, tanggal 28-29 September 2015, Universitas Islam Malang akan menerima kedatangan 250 peserta yang akan menghadiri seminar internasional yang bertajuk, “Internasionalisasi Bahasa Indonesia melalui Diplomasi Bahasa, Sastra, dan budaya Indonesia”. Acara tersebut akan dihadiri tujuh peserta dari negara tetangga, yakni Malaysia, Thailand, Myanmar, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Kanada.

            Acara tersebut akan dilangsungkan selama dua hari di Hall Usman Mansur, di Gedung C untuk sesi pleno (plenary session) serta di tiga hall di lantai tujuh Gedung B untuk sesi paralel (parallel session). Peserta pemakalah untuk seminar internasional tersebut mencapai 90 orang yang datang dari berbagai kota di tanah air, mulai dari Sumatera Barat hingga Tanah Toraja, dan dari Malaysia hingga Amerika Serikat.

            Pemateri terdiri dari enam orang, yakni Prof. Kyoko Funada dari Kanda University of International Studies, Dr. Widodo HS, M.Pd (Dosen UM dan Asosiasi Pengajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), Pangesti Wiedarti, P.hD (ketua satgas Darmasiswa RI), Christopher Allen Woodrich (International of Indonesian Forum, Kanada), Prof. Mahsun, kepala Badan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI), James Luhulima, Redaktur senior harian Kompas serta Prof. Kacung Marijan, Direktur Jenderal Kebudayaan RI.

            Ketua panitia Seminar Internasional Bahasa Indonesia, Dr. Hasan Busri, M.Pd menyatakan bahwa acara ini penting untuk dihadiri mengingat ada kebijakan strategis tentang bahasa Indonesia. “Bahasa Indonesia dimungkinkan menjadi bahasa pengantar di tingkat regional Asean, maka segala upaya untuk memantaskan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional, layak untuk didukung.” Tegasnya. Acara seminar internasional tersebut merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Unisma bekerjasama dengan Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI).

            Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri mengingatkan agar acara harus terselenggara dengan sukses. “Kita kerahkan semua kemampuan untuk menyambut tamu, pemateri dan peserta, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, agar acara seminar berlangsung dengan sukses dan menghasilkan rekomendasi tentang kebijakan Bahasa Indonesia yang nantinaya akan bisa dijadikan pertimbangan pihak terkait untuk mengokohkan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional,” pungkas Rektor Unisma dengan tegas.

       Selamat berseminar para peserta! Selamat datang di Unisma!

MAGISTER PEND. BHS. INDONESIA PROGRAM PASCASARJANA UNISMA MELAKSANAKAN SEMINAR INTERNASIONAL BAHASA INDONESIA

Seminar internasional Bahasa Indonesia di Unisma, Senin (28/9)Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar seminar internasional dengan tema ‘Memperkokoh Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Internasional Melalui Diplomasi Bahasa, Sastra dan Budaya’ di Ruang Seminar Oesman Mansoer Gedung C Lantai 3 Unisma, Senin (28/9).

Seminar internasional Bahasa Indonesia di Unisma, Senin (28/9)

Seminar internasional ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Kacung Marijan, Ph.D, Ketua Jurusan Bahasa Asia Tenggara, Kanda University of International Studies (KUIS) Jepang Prof. Kyoko Funada, Ph.D, serta dari Asosiasi Pengajar Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing (APBIPA) Indonesia Dr. Widodo HS, M.Pd.

Prof. Kyoko Funada, Ph.D membeberkan salah satu alasan masyarakat Jepang belajar bahasa Indonesia adalah karena hubungan ekonomi dan kebudayaan antara Jepang dengan Indonesia yang semakin erat.

“Sebenarnya di beberapa university di Jepang yang memiliki jurusan Bahasa Indonesia ini sudah lumayan banyak peminatnya. Tidak belajar di university juga, banyak juga warga Jepang yang belajar langsung di Indonesia,” imbuhnya, Senin (28/9).

Kyoko mengatakan banyak warga Jepang yang berkunjung dan tinggal di Indonesia untuk bekerja di bidang perdagangan, mempelajari bahasa, kesenian, atau sebagai anggota NGO. Jadi banyak motivasi yang membuat bahasa Indonesia banyak dipelajari di Jepang.

Pemerintah Jepang sendiri memiliki beberapa metode pengajaran yang sesuai dengan orang Jepang. Kyoko menyebutkan, perlu menyiapkan tempat atau memberi kesempatan berkomunikasi dengan orang Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia standar. Selain itu juga perlu memberi kesempatan presentasi dan diskusi bagi mereka yang mau belajar bahasa Indonesia.

Sementara itu Ambarwati selaku Kabag Humas Unisma menjelaskan bahwa seminar ini mengundang beberapa orang pembicara utama serta peserta dari berbagai profesi seperti guru, dosen, peneliti, mahasiswa, serta pemerhati bahasa, baik dalam negeri maupun luar negeri. “Total ada 250 peserta terdiri pemakalah dan non pemakalah. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri seperti Thailand, Malaysia, Korea Selatan, dan Myanmar,” jelasnya. (rum/yon)

Source: http://malangkota.go.id/2015/09/29/unisma-gelar-seminar-internasional-bahasa-indonesia/

JADWAL SEMINAR INTERNASIONAL “MEMPERKOKOH BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA INTERNASIONAL MELALUI DIPLOMASI BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA”

Yth. Bapak/Ibu/Sdr Peserta

Seminar Internasional di Universitas Islam Malang.

 

Berikut ini jadwal Seminar Internasional

MEMPERKOKOH BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA INTERNASIONAL MELALUI DIPLOMASI BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA

UNIVERSITAS ISLAM MALANG, 28-29 September 2015

 

JADWAL SEMINAR FINAL

UNDANGAN PEMAKAH DAN JADWAL SEMINAR INTERNASIONAL

 

 

Jadwal Kuliah & Pembimbingan Tahun Akademik 2015/2016

A. Jadwal Kuliah Mahasiswa Baru Angkatan 2015/2016:

1. Jadwal Kuliah Kelas A semester I (Reguler A), silahkan didownload disini

2. Jadwal Kuliah Kelas B semester I (Reguler B), silahkan didownload disini

Nama-nama daftar mahasiswa baru berdasarkan pilihan kelas:

1. Reguler A, silahkan didownload disini

2. Reguler B, silahkan didownload disini

B. Jadwal Kuliah Mahasiswa Angkatan 2014/2015:

1. Jadwa Kuliah Kelas A semester III (Reguler A), silahkan didownload disini

2. Jadwa Kuliah Kelas B semester III (Reguler B), silahkan didownload disini

3. Jadwa Kuliah Kelas C semester II (Reguler B), silahkan didownload disini

C. Jadwal Pembimbingan mahasiswa Angkatan 2013/2014 Genap, silahkan didownload

 

TERIMA KASIH

BY STAF

JADWAL KEGIATAN OSHIKA 2015

Bapak/Ibu mahasiswa baru Magister Pendidikan Bhs. Indonesia ntuk pelaksanaan OSHIKA yakni:

Hari, Tanggal : Sabtu, 19 September 2015

Waktu : 07.00 WIB – Selesai

Tempat: Gedung Usman Mansur Lantai 3 UNISMA

Pakaian: Jas Alamamater OSHIKA

Untuk jadwal OSHIKA lebih lengkapnya, Silahkan didownload

 

TERIMA KASIH

BY STAF

INFORMASI WISUDA DAN LAIN-LAINNYA

                                   “INFORMASI WISUDA DAN LAIN-LAINNYA”

Bapak/ibu calon wisudawan/i kami informasikan ada beberapa info yakni:

1. S.K biaya wisuda sudah keluar. Pendaftarannya mulai saat ini sampai tanggal 20 September 2015. Biaya wisuda Rp. 2.400.000. Silahkan bisa didownload.

2.  Wisuda dilaksanakan hari Jumat & Sabtu, tanggal 2 & 3 Oktober 2015. silahkan jadwal wisudanya bisa didownload.

3. S.K Yudisium sudah keluar. Bagi yang membutuhkan untuk keperluan, silahkan didownload.

TERIMA KASIH

BY STAF